Dandim Banjar Ajak Tumbuhkan Jiwa Patriotisme Dan Solidaritas Prajuritnya Melalui Upacara Bendera Merah Putih

Spread the love

Lensamiliter.id.–MARTAPURA – Upacara Bendera Merah Putih rutin Mingguan dan 17 an lingkup TNI pada setiap bulan kini mulai digelar kembali.

Dandim 1006/Banjar Letkol Inf Imam Muchtarom S.I.P memimpin langsung kegiatan tersebut juga sekaligus melaksanakan ” JAM DAN” kepada anggota yang hadir.

Upacara tanggal 17 Kodim 1006/Banjar yang diikuti prajurit dan PNS
dilaksanakan di Lapangan Apel Makodim Banjar , Senin (24/1/22)

Dandim Banjar mengatakan
setelah hampir dua tahun tidak dilaksanakan Upacara pengibaran bendera merah putih karena adanya Pandemi Covid-19.

Kita kembali mengadakan upacara bendera mingguan dan bulanan setiap tanggal 17 seperti sediakala sesuai dengan intruksi dari komando atas.

Letkol Inf Imam Muchtarom memberikan pengarahan pada ” JAM DAN” mengatakan upacara bendera adalah menumbuhkan jiwa patriotisme bagi kita sebagai seorang prajurit.

Tujuannya untuk memupuk jiwa kejuangan, patriotisme, Nasionalisme dan solidaritas Prajurit serta mengenang jasa para pahlawan.

Selain itu, Dandim mengucapkan terimakasih kepada anggota atas loyalitas, dedikasi dan semangatnya, pada pelaksanaan serbuan vaksinasi membantu pemerintah kini capaian 70 persen terlaksana, juga pada kunjungan Kerja Pangdam VI/Mlw kemarin Alhamdulillah berjalan dengan lancar dan tertib.

Saya tidak bisa bekerja tanpa bantuan dan kerjasamanya kepada para anggota, semua memiliki peran dan perjuangan yang penting membantu kelancaran kegiatan Pangdam ke Kodim kita.

Harus kita tingkatkan lagi kinerja kita masing-masing, khususnya dalam membantu pemerintah daerah dan membantu masyarakat dan pembinaan teritorial (Binter) diwilayah” Pungkas Dandim”

Sementara Penekanan ulang bagi prajurit disampaikan langsung Pasi Intel Kapten Chk Hadi Sutrisno menuturkan bahwa saya berharap hindari pelanggaran yang dapat membuat diri kita bermaslah, Narkoba, juga kelengkapan diri dan surat menyurat kendaraan.

Bekerja dan berbuatlah dengan baik, jangan melakukan pelanggaran sekecil apapun. Bimbinglah keluarga dengan baik, sayangi dan lindungi mereka. Karena kita sebagai contoh ataupun panutan mereka,” ungkapnya.

Mengingatkan pada rekan – rekan prajurit Babinsa perlu adanya pengawasan melekat, yaitu saling mengingatkan jauhi pelanggaran berat diantaranya, asusila, penyalahgunaan narkoba, backing tindak kriminal atau tindakan ilegal, berkelahi dengan sesama aparat TNI/Polri baik perorangan maupun kelompok dan atau masyarakat, insubordinasi atau melawan atasan, disersi, serta penyalahgunaan senpi dan muhandak ” Tegasnya”

( Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *