Rapat Dalam Rangka Persiapan Pemilihan Pangulu Serentak Dihadiri Personel Jajaran Kodim 0207/Simalungun

Spread the love

Simalungun  |  Dalam Rangka Pemilihan Pangulu Serentak, 96 Orang Mengikuti Bimtek, dalam hal ini seperti yang dilakukan oleh Komandan Koramil (Danramil) 07/Bosar Maligas jajaran Kodim 0207/Simalungun Kapten Inf Suwito beserta 1 orang Babinsa turut serta menghadiri undangan rapat bimbingan teknis bagi Panitia Pengawas Kecamatan dalam rangka persiapan pemilihan Pangulu serentak Kabupaten Simalungun tahun 2022, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Hotel Patra Jasa Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun, Selasa (29/11/2022).

Kegiatan tersebut turut serta dihadiri oleh Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori bapak Joni Saragih, S.IP, Seluruh Camat di Kabupaten Simalungun, Danramil 05 s.d. 20 Kodim 0207/Simalungun, Seluruh Kapolsek Polres Simalungun, Seluruh Panwas dari masing” Kecamatan, TNI dan Polri, Seluruh tamu dan undangan. Sebanyak 96 orang menjadi panitia pengawas kecamatan dalam rangka pemilihan pangulu serentak di Kabupaten Simalungun tahun 2022. Panitia tersebut mengikuti Bimbingan Teknis yang bertempat di Hotel Patra Jasa Parapat Danau Toba Sumatra Utara, Selasa (29/11). Bimtek tersebut dibuka oleh Kepala Dinas BPMN Kabupaten Simalungun Jonni Saragih. Kegiatan di hari pertama bimbingan teknis diikuti oleh para camat dari 32 kecamatan di Kabupaten Simalungun, dan perwakilan dari polsek dan koramil se-Kabupaten Simalungun dan selanjutkan akan diikuti oleh panitia pengawas nagori dan petugas KPPS.

Penyelenggaraan bimbingan teknis kali ini, menurut kadis BPMN Jonni Siregar memberikan pemahaman terkait regulasi yang berkaitan dengan pelaksanaan Pemilihan pangulu serentak di Kabupaten simalungun 2022, serta membantu kelancaran pelaksanaan tugas panitia pengawas dan juga memfasilitasi tugas panitia pengawas kecamatan secara aman dan lancar. “Pertama melakukan bimbingan teknis atau pembekalan kepada panitia secara berjenjang pertama panitia pengawas Kecamatan kemudian nanti panitia negori yang selanjutnya adalah petugas KPPS atau yang bertugas di TPS,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *